Edukasi Soal Keputihan 

Hi All!!I’m going to post about our feminine hygiene alias kebersihan area kewanitaan kita. Banyak sekali wanita yang malu sama yang namanya ngomongin masalah-masalah yang menyangkut area Miss V ini, jadi gw disini mau ngomongin salah satu masalah yang hampir rata-rata semua wanita baik yang belum menikah maupun sudah menikah alamin, which is…Keputihan. Yang enggak pernah alamin ini siapa hayooo coba tujuk tangan!

Setiap wanita itu pasti akan mengeluarkan cairan dari area intimnya, ini sangat normal. Nah, texture, bau, gatal atau tidak gatal dan warna inilah yang harus kita perhatiin.

Normalnya, texture bisa encer, kaya telur putih, atau kalau lagi masa subur bisa agak stretchy..tergantung siklus kita pokoknya. Yang tidak normal adalah berbusa; berbentuk butiran-butiran kecil seperti tissue kering yang kena air terus misah-misah gitu; atau malah ada darahnya (kecuali kalau deket-deket mau mens ya berarti mau mens hehehe).

Soal bau, ya bau khas wanita..selama tidak bau amis, bau ikan asin (?? ini serius!haha, ini harus di cek dokter!), bau ragi kaya roti atau bahkan bau busuk, tidak perlu dikhawatirin. Tapi kalau ngerasa ada bau-bau yang mencurigakan, dan ada indikasi seperti gatal atau merah iritasi atau panas, please nona nona maniss di cek ke dokter yuk..

Warna yang normal sebenernya bening, tapi kalau warna nya ada putihnya sedikit enggak masalah juga.. Yang harus diperhatiin itu warna kalau sudah abu-abu atau putih kekuningan atau kuning jelas atau kuning kehijauan.. Kehijauan bukan berarti warna jadi ijo banget gt kaya krayon tapi ada slighty kelihatan warna hijaunya, kaya putih 80% campur hijau 20% kan sangat-sangat kasat mata haha susah jelasinnya Ceuuuu!

Baruuuuuu aja tgl 16 gw ke SpOG, alias dokter kandungan dikarenakan bibir Vagina kok gatel ya, dan gatelnya baru 2 hari dan pas gw cium, baunya kok kaya croissant hahaha.. *penting. Tapi emang klo keputihan bisa bau amis/roti/asam,dll. Tergantung kena keputihan yang karena apa (bakteri/jamur/parasit).

Lalu karena hari ke-2 langsung keluar keputihan yang bentuknya putih butir-butiran (orang nyebutnya ‘cottage cheese’) semacam kaya tissue kalo kena air kan misah-misah tuh. Sumpah! Itu bikin panik sih.. Makanya siang itu langsung ke RS dan disuruh naik ke “kursi raja” sama si dokter.
Pas di cek, bener deh dugaan gw.. Kena Candidiasis alias Jamur! Sad bangettt…lalu katanya juga ada bakteri juga karena warnanya agak kuning menuju kehijauan, enggak keliatan emang warna hijaunya kalau pake mata awam, tapi dokter yg lebih tau lah yaaa…

Akhirnya diibersihin sama dokternya, katanya di kuras..Pakai campuran NaCl dan betadine, lalu dimasukin Canesten peluru. Utk 5 hari ke depan setiap malam dikasih Neogynoxa bentuknya peluru yg dimasukin ke dalam Vagina (Yang dimasukin kayanya khusus untuk yang udah sexually active deh kayanya). Bagi yang masih perawan sepertinya dikasih obat minum ajaahhh. Lalu gw dikasih Prodiv* gel, gw baca ini mengandung laktobasilus alias bakteri baik. Tapi ini mahal yah buuu walaupun ngefek sekali bikin jadi enggak terlalu basah dan wanginya lembut plus jadi halus kulit sekitarnya! Nah yang terakhir gw enggak tahu deh halu atau enggak hahaha tapi yang  jelas itu yang gw rasain.. Disuruhnya dipakai tiap malam tipis dari depan ke belakang bagian luarnya aja, enggak dimasukin loh! intense selama sebulan, lalu dijadiin perawatan aja 2 hari sekali. Gw cuma ikutin kata dokter aja.

Yang perlu diingat kata si dokter utk mencegah keputihan:

1. Ga boleh pakai pantyliners lagi!! Kecuali kalau sesudah mens kan biasanya sisa mens masih ada. Itu boleh dan hrs sering ganti. Kalau pakai pantyliners, V nya gak bisa napas katanya, lembab. Ini penyebab fatal yang gw lakuin, karena gw termasuk orang yang sangat protektif dengan daerah intim gw, dan jijikan kalau pipis di toilet umum, sampe enggak mau sentuh tempat duduknya. Setiap hari pakai pantyliners membuat PH jadi ngaco ternyata.

2. Bawa tissue sendiri dan lap sampai kering. Membersihkan Vagina dari depan ke belakang, kalau udah nyentuh blkg jangan ke depan lagi. Karena di belakang deket anus ada bakteri E.Coli dimana klo masuk ke V bs nyebabin keputihan atau infeksi saluran kemih.

3. Jangan pakai semprotan air yg keluar dari belakang, krn itu nyemprotnya ke anus dulu. Semprotan yg di pegang juga jangan kenain area V, jarak harus 15 cm.

4. Cuci celana dalam hrs terpisah dari baju lain, dan setelah dijemur hrs di setrika terutama bagian tengahnya. ~ tapi kan melaaaar doook??~ emang melar, makanya ganti tiap 6 bulan. T_T

5. Sehabis gym/renang/keringetan langsung ganti, jangan nunggu kelamaan karena bikin lembab, sarangnya jamur dan bakteri.

6. Kalau dirasa cairan vaginanya banyak dan ngerasa CD nya basah, ya bawa CD ganti, di taruh di plastik biar bersih.

Begitu tips nya kata dokternya… Semoga sharing gw cukup mencerahkan yang lagi galau yaaa, anyway setelah 5 hari pakai obat, gatal menghilang dan keputihan yg bentuknya jelek itu juga udah enggak ada so far…hihihi.

Jadi, kalau kalian punya masalah keputihan, lebih baik ke dokter aja.. Enggak usah takut dibandingkan nanti malah jadi penyakit lain seperti infeksi saluran kemih, kemandulan kalau parah, atau kadang keputihan berbau busuk dan ada darahnya bisa jadi karena kanker rahim..Daripada berbulan-bulan kena keputihan dan bingung-takut, ke dokter 5 hari beres. So, you don’t need to worry, just go to the Doctor and problem solved!

Selamat menjaga kebersihaaan…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s