Edukasi Soal Keputihan 

Hi All!!I’m going to post about our feminine hygiene alias kebersihan area kewanitaan kita. Banyak sekali wanita yang malu sama yang namanya ngomongin masalah-masalah yang menyangkut area Miss V ini, jadi gw disini mau ngomongin salah satu masalah yang hampir rata-rata semua wanita baik yang belum menikah maupun sudah menikah alamin, which is…Keputihan. Yang enggak pernah alamin ini siapa hayooo coba tujuk tangan!

Setiap wanita itu pasti akan mengeluarkan cairan dari area intimnya, ini sangat normal. Nah, texture, bau, gatal atau tidak gatal dan warna inilah yang harus kita perhatiin.

Normalnya, texture bisa encer, kaya telur putih, atau kalau lagi masa subur bisa agak stretchy..tergantung siklus kita pokoknya. Yang tidak normal adalah berbusa; berbentuk butiran-butiran kecil seperti tissue kering yang kena air terus misah-misah gitu; atau malah ada darahnya (kecuali kalau deket-deket mau mens ya berarti mau mens hehehe).

Soal bau, ya bau khas wanita..selama tidak bau amis, bau ikan asin (?? ini serius!haha, ini harus di cek dokter!), bau ragi kaya roti atau bahkan bau busuk, tidak perlu dikhawatirin. Tapi kalau ngerasa ada bau-bau yang mencurigakan, dan ada indikasi seperti gatal atau merah iritasi atau panas, please nona nona maniss di cek ke dokter yuk..

Warna yang normal sebenernya bening, tapi kalau warna nya ada putihnya sedikit enggak masalah juga.. Yang harus diperhatiin itu warna kalau sudah abu-abu atau putih kekuningan atau kuning jelas atau kuning kehijauan.. Kehijauan bukan berarti warna jadi ijo banget gt kaya krayon tapi ada slighty kelihatan warna hijaunya, kaya putih 80% campur hijau 20% kan sangat-sangat kasat mata haha susah jelasinnya Ceuuuu!

Baruuuuuu aja tgl 16 gw ke SpOG, alias dokter kandungan dikarenakan bibir Vagina kok gatel ya, dan gatelnya baru 2 hari dan pas gw cium, baunya kok kaya croissant hahaha.. *penting. Tapi emang klo keputihan bisa bau amis/roti/asam,dll. Tergantung kena keputihan yang karena apa (bakteri/jamur/parasit).

Lalu karena hari ke-2 langsung keluar keputihan yang bentuknya putih butir-butiran (orang nyebutnya ‘cottage cheese’) semacam kaya tissue kalo kena air kan misah-misah tuh. Sumpah! Itu bikin panik sih.. Makanya siang itu langsung ke RS dan disuruh naik ke “kursi raja” sama si dokter.
Pas di cek, bener deh dugaan gw.. Kena Candidiasis alias Jamur! Sad bangettt…lalu katanya juga ada bakteri juga karena warnanya agak kuning menuju kehijauan, enggak keliatan emang warna hijaunya kalau pake mata awam, tapi dokter yg lebih tau lah yaaa…

Akhirnya diibersihin sama dokternya, katanya di kuras..Pakai campuran NaCl dan betadine, lalu dimasukin Canesten peluru. Utk 5 hari ke depan setiap malam dikasih Neogynoxa bentuknya peluru yg dimasukin ke dalam Vagina (Yang dimasukin kayanya khusus untuk yang udah sexually active deh kayanya). Bagi yang masih perawan sepertinya dikasih obat minum ajaahhh. Lalu gw dikasih Prodiv* gel, gw baca ini mengandung laktobasilus alias bakteri baik. Tapi ini mahal yah buuu walaupun ngefek sekali bikin jadi enggak terlalu basah dan wanginya lembut plus jadi halus kulit sekitarnya! Nah yang terakhir gw enggak tahu deh halu atau enggak hahaha tapi yang  jelas itu yang gw rasain.. Disuruhnya dipakai tiap malam tipis dari depan ke belakang bagian luarnya aja, enggak dimasukin loh! intense selama sebulan, lalu dijadiin perawatan aja 2 hari sekali. Gw cuma ikutin kata dokter aja.

Yang perlu diingat kata si dokter utk mencegah keputihan:

1. Ga boleh pakai pantyliners lagi!! Kecuali kalau sesudah mens kan biasanya sisa mens masih ada. Itu boleh dan hrs sering ganti. Kalau pakai pantyliners, V nya gak bisa napas katanya, lembab. Ini penyebab fatal yang gw lakuin, karena gw termasuk orang yang sangat protektif dengan daerah intim gw, dan jijikan kalau pipis di toilet umum, sampe enggak mau sentuh tempat duduknya. Setiap hari pakai pantyliners membuat PH jadi ngaco ternyata.

2. Bawa tissue sendiri dan lap sampai kering. Membersihkan Vagina dari depan ke belakang, kalau udah nyentuh blkg jangan ke depan lagi. Karena di belakang deket anus ada bakteri E.Coli dimana klo masuk ke V bs nyebabin keputihan atau infeksi saluran kemih.

3. Jangan pakai semprotan air yg keluar dari belakang, krn itu nyemprotnya ke anus dulu. Semprotan yg di pegang juga jangan kenain area V, jarak harus 15 cm.

4. Cuci celana dalam hrs terpisah dari baju lain, dan setelah dijemur hrs di setrika terutama bagian tengahnya. ~ tapi kan melaaaar doook??~ emang melar, makanya ganti tiap 6 bulan. T_T

5. Sehabis gym/renang/keringetan langsung ganti, jangan nunggu kelamaan karena bikin lembab, sarangnya jamur dan bakteri.

6. Kalau dirasa cairan vaginanya banyak dan ngerasa CD nya basah, ya bawa CD ganti, di taruh di plastik biar bersih.

Begitu tips nya kata dokternya… Semoga sharing gw cukup mencerahkan yang lagi galau yaaa, anyway setelah 5 hari pakai obat, gatal menghilang dan keputihan yg bentuknya jelek itu juga udah enggak ada so far…hihihi.

Jadi, kalau kalian punya masalah keputihan, lebih baik ke dokter aja.. Enggak usah takut dibandingkan nanti malah jadi penyakit lain seperti infeksi saluran kemih, kemandulan kalau parah, atau kadang keputihan berbau busuk dan ada darahnya bisa jadi karena kanker rahim..Daripada berbulan-bulan kena keputihan dan bingung-takut, ke dokter 5 hari beres. So, you don’t need to worry, just go to the Doctor and problem solved!

Selamat menjaga kebersihaaan… 🙂

Advertisements

My War With Vitiligo

Mungkin ekstrim kali ya kalau dibilang “war” alias perang terhadap vitiligo. Tapi itu yang aku rasain ketika umur 17 tahun pas lihat mukaku ada bagian kulit yang warnanya beda dan tiap hari makin putih warnanya. Ditambah lagi letaknya di jidat! Jadi dari semenjak 11 tahun yang lalu, ini jidat aku tutupin pakai polem a.k.a poni lempar atau poring a.k.a poni miring. Walaupun aku usahain tutup-tutupin pakai poni, tetep aja yang namanya rambut suka seliweran enggak jelas.. jadi kadang orang suka nanya dengan berbagai macam pertanyaan yang predictable sampe unpredictable seperti ” jidat lo kok panuan sih?” Yaaa kaliiiiiii panuan di jidat…..-_-” atau “What’s that funny little thing here you have?” Sambil nunjuk vitiligo-nya.. dan aku harus jelasin lagi dan lagi. So, I’ve been living with vitiligo for 11 years and that pretty makes me sometimes down.. well most of the times. Ada saat dimana kenapa juga dari seluruh keluarga hanya aku seorang yang kedapetan vitiligo? Kenapa susah banget ngilangin vitiligo dan balikin ke warna semula? Terakhir yang paling sering jadi drama ” kenapa juga gw mesti punya vitiligo???” Marah, kesel, bete, stress….tapi semua enggak mengubah si vitiligo untuk ngilang dari hidup gw. Sampai pada akhirnya ke dr. Dani Juanda di cikini atas referensi teman, aku kesana untuk mengembalikan pigmen kulitku lagi. Semoga yang terakhir ini bisa nyembuhin, karena sebelumnya udah pernah pakai obat trs jemur di matahari lah, pakai penyinaran UV yang sebenernya ngefek tapi jadi nyebar juga vitiligonya, dan yang terakhir ini di suntik plus pakai salep putih 2x sehari pagi malam. Di suntiknya tepat di tempat vitiligo beberapa kali tergantung lebar vitiligonya. Tapi yang dari aku tangkep sebenernya yang paling penting itu pakai salepnya. Karena dokternya bilang suntik sebulan sekali saja, salep dipakai terus, dan memang pengobatan vitiligo itu lama..pake BANGET! Bayangin aja udah 11 tahun ada, lalu mau hasil instant? Please use your brain. So far, ada bagian yang mulai samar vitiligonya, ada yang muncul pigmen-nya dan salepnya lama banget habisnya, ini mungkin sudah 5-6 bulan pengobatan..lumayanlah ngirit. Tapi sekali suntik Rp. 350.000- Rp. 400.000. Jadi ya aku berharap saja ini jadi alternatif terakhir untuk bisa mengobati vitiligoku. Wish me luck! And patience.

SA.HA.BAT

Malam itu terasa panjang, badanku mulai rontok dan pikiran sudah melayang entah ke nirwana mana.

Sandiwara sepanjang rel kereta terus berlangsung diantara mereka yang mencaci-maki dengan berbagai alasan klise terumbar dari kedua bibir lelaki dan wanita, dan Aku hanya duduk menemani sahabatku mendengarkan segala argumen yang terucap sebagai saksi semata. Masalah yang sama, argumen yang sama, dan lelaki yang sama.

Apa isi otak kedua insan ini? mereka yang dimabukkan oleh cinta. Kandas berjuang untuk bersama karena lelaki ini sudah beristri. Sudah ribuan kali ini terjadi, seperti malam-malam sebelumnya, ingin rasanya aku menutup telingaku dan pergi dari lingkaran ini. Tapi, tidak. Tidak dengan keadaan dimana sahabatku menangis, memelukku erat dengan nafas tersengal ketika mobilku melaju meninggalkan lelaki itu diam sendirian hanya menatap kami yang menjauh.

Mungkin 40 menit sudah berlalu, wanita ini dari menangis di dadaku beralih diam di pahaku.

Sejenak aku bertanya pada diri sendiri, Apakah kata-kataku akan terucap percuma lagi kali ini? Ingin rasanya aku melepaskan pelukannya di pahaku dan menamparnya keras. Hey, sadarlah sahabat!

Sungguh, seandainya perasaan bisa dihindari, kau takkan tersakiti seperti ini. Tapi dari sinilah aku belajar dua hal; Satu, bahwa kau tidak bisa memilih siapa yang akan kau temui dan jatuh hati. Beristri, bersuami, janda, duda, lajang, tua, atau pun muda. Semua bisa terjadi. Dua, meninggalkan adalah menyakitkan… dan menangis hanyalah ilusi sesaat karena semua akan berulang, baik sekarang maupun di masa mendatang.

Sekali lagi, kau tidak bisa memilih siapa yang akan kau temui dan jatuh hati … 

dr. Ernestine Cempaka Putih

Detail review ada di bawah semua kalau ga males baca. Ini adalah hasil dari hampir 3 bulan gw perawatan dengan dokter Ernestine, terhitung dari awal November 2012, sekarang tgl 11 Januari 2013.

Gw udah lumayan puas dengan hasilnya, karena komedo putih atau jerawat nasi yang kebanyakan orang bilang, semua udah musnah! well,,.not really…tapi dari 100%, 85% udah clear lah…jerawat gede sih masih ada beberapa.. dan bekas-bekas jerawat juga masih. Asal bener-bener rutin dan ga skip pemakaian obat, jerawat dan komedo pasti ga muncul..kalaupun muncul, kempesnya ga akan selama kalau ga pakai obat (yaiyaaalaa yaaa)…but seriously, so far..her creams, and gels works wonders on me! ngeletek-ngeletk juga masih tapi dikiiiiit banget, ga keliatan kok…i dont mind! gw cuma mikir, kalau ngeletek, berarti tandanya sel mati ganti jadi baru, dan item-item bekas jerawat akan ngilang….gitu aja.

So, i hope you’re satisfied with the review….good luck!

 

————-DETAIL REVIEW————–

Well…well…well…

Sekarang gw balik lagi dengan info dokter yang berbeda.. i can’t handle it!!!

Untuk dokter Rani Novian, final reviewnya akan gw update. Ganti dokter lagi hehehehe…emosi jiwa.

Dokter sekarang namanya dokter Ernestine, praktek di Cempaka putih tengah 2 no.5. Pertama kali gw kesana, 2 minggu lalu, alias tanggal 12 November 2012. Gw dateng jam 1 teng! Ada 1 orang yang nunggu sebelum gw, gw tanya deh tuh “ini ga ada nomer ya mba? dokternya mana?” dengan bloonnya ya gw duduk aja disebelah si mbak2 yang kayanya lagi PMS. Katanya dokternya lagi makan siang…gw tunggu2, akhirnya jam 1.30 baru keluar deh dokternya manggil pasien. Si mbaknya masuk, 1 menit kemudian keluar lagi,,.haha..batin gw cepet beneeerrr….

Akhirnya gw masuk,.

T: Siang Dok…*sambil duduk di kursi pasien*

E: Iya..*ngeliatin muka gw*

* AWKWARD MOMENT*

T: Gini dok, masalah saya jerawat dan alergi (gatel2), mau ngilangin jerawatnya.

E: *ngangguk, nunjuk ke tempat tidur*

Sejujurnya gw serem ketemu dokternya huhuhu…abis kaya galak gitu. Jadi ya gw nurut aja naik ke tempat tidur dengan lampu yang silau menusuk mata!

E: *ngeraba-raba muka gw* Hmmm,,ini kamu ga cocok nih sama krim yang kamu punya, jadinya kesumbat semua pori2nya, susah ini ngilanginnya.

huaaaaa….jangan bilang susah donggg!! krn gw panik gw mulai deh tuh nanya2..

T: Hah? emang susah ya dok? krim apa ya?? saya ga pake krim, tapi pake foundation sih, lalu bersihin pake susu pembersih, apa susu pembersihnya itu??

E: Bisa dari pelembab, foundation, kamu berminyak soalnya kulitnya, jadi kalau mau pakai bedak yang tabur aja * Eyak! udah 3 dokter yang ngomong gini ke gw tapi masih bandel aja pake liquid foundation,,haha*. Emang kamu kalau tangannya kotor, lalu cuci tangan pake susu pembersih?! * he? kok cuci tangan pake susu pembersih?emang dasar gw lemot, gw lama dulu jawabnya*

T: Ooooh,, mksdnya jadi tambah berminyak gitu ya dok??

E: Nah, iya! itu kamu udah masuk logic-nya.

*Kembali ke tempat duduk*

E: Ini saya keringin dulu ya muka kamu, kamu terakhir cuci muka jam berapa tadi?

T : Jam 8.

E : *ngeluarin 1 botol astringent, 1 botol sabun cuci muka, 1 obat kocok, 1 plastik isi 10 butir obat minum* Sebelum cuci muka, kamu bersihin muka pakai toner ini, lalu bilas pakai air baru cuci muka. Dilakukan 3x sehari. Kalau pagi, kamu pakai obat kocoknya ini tipis kaya gini *moles obatnya ditangan gw*, kalau malem tebelin, seperti ini. Obatnya kamu minum sehari 1x tiap malem. Nanti 2 minggu lagi kamu balik ke saya.

-soal alergi skip aja ya, enggak penting-

E: Totalnya Rp.330.000.

Yah, mulai lah gw ritual toner-cuci muka-obat kocok tiap hari, pagi-malem. Gw skip siangnya, soalnya muka gw kaya keriiiiing banget…dan 2-3 hari pake ritual itu, tiap bersihin obat kocoknya pakai toner, perih banget…intinya perih dan kering deh! Kalau dibandingin sama perihnya dokter Rani, kayanya sama deh. Tapi bedanya sama rani, pas ngolesin obat kocoknya, (yang gw asumi isinya salicylic acid juga seperti toner dicampur sama belerang) itu perih banget dan kalau kita kipas-kipas, lama-lama  perihnya ilang, cuma sebentar gitu. Kalau rani kan kayanya perih terus tuh.

Kayanya hari ke 3-4 muka udah mulai ngeletek-ngeletek, tapi ngeleteknya yang kering..jadi kalau kita tarik pun ga bisa..beda sama rani kalau kita keletek kulit yang lainnya jadi ngikut gitu kan..nah kalau ini enggak..plus minggu ke-2 jadi kaya sunburn gitu muka gw, akhirnya gw google kalau belerang & salicylic acid itu efek sampingnya apa. Belerang selain ngobatin jerawat melawan bakteri, dia juga bikin kulit kering, sedangkan kalau salicylic acid akan bikin kulit seperti kebakar, lalu mengering dan akan rontok dengan sendirinya dalam 4-5 hari. Eh tapi bener loh, setelah minggu ke-2 itu..muka gw kaya ada lapisan kerak2 karena tonernya ini, dan lama-lama dia rontok sendiri pas kita bersihin pakai toner. Jadi alhasil keliatan juga sih ngeleteknya, yang paling serius ngeleteknya di bagian dagu dan sekitar mulut / pipi depan gitu, sama hidung. Sisanya tipis banget ngeleteknya, ga keliatan.

Untuk jerawatnya, karena gw minum obat malem, pagi pasti mulut dan kerongkongan jadi kering rasanya. Dan muka juga jadi sama sekali ga berminyak setelah cuci muka dan sampai siang hari gw cuci muka minyaknya jg normal aja. Jerawat juga mulai kering, dan komedo putih yang dia bilang susah banget ngilanginnya itu berkurang dikit…jerawat batu yang disuntik jg udah mulai kempes dan karena proses ngeleteknya itu, bekas-bekas jerawat jadi agak memudar..walaupun masih banyak banget dan masih kelihatan. Namanya juga baru 2 minggu. Emangnya mie instant, 5 menit jadi?! Tapi dalam 2 minggu, ada juga jerawat batu nongol sekitar 3 biji, dan whiteheads yang ada di pelipis susah banget ga ilang-ilang.. dan dibagian sekitar mulut dan pipi depan, ada beberapa whiteheads yang berformasi.

Senin 26 November 2012, kembalilah gw ke sana. Jam 1.30 siang. Sepi!

Gw ga banyak ngomong pertemuan ke-2 ini, gw kasih kartu pasien, dan langsung disuruh tiduran. Nengok ke kiri, dokternya mulai nelusurin wajah gw…dan mulai beroperasi dengan ngambil kapas, dan mencetin jerawat gw tanpa peringatan! Haaaah….dia pake alat yang untuk neken whiteheads biar keluar dan yang paling bikin gw shock, pakai alat yang kayanya ngebakar kulit gw supaya kebuka dan bisa diambil whiteheadsnya, kaya pake setruman…dan ini sakit banget! gw sampe nangiiiiisss…well, ngeluarin air mata sih. Setelah itu disuntik, sampe disuntik pun ga berasa apa-apa. Intinya setelah semua kelar, gw duduk dong di tempat tidur, kepala gw langsung pusing karena nahan sakit dan mata gw basah karena gw nangis, akhirnya gw duduk di kursi depan meja dia, sambil ngaca..bener-bener bonyok muka gw..bengep. Lalu dia jelasin :

E : Ini saya kasih salep, ada salep pagi dan salep malem. Untuk malem diselang-seling, sehari pakai obat kocok, sehari pakai salep malem ini dan di double sama ini (salep yang di pot kecil). Semua masih ada kan yah obat-obat kamu? kalau udah habis, balik ke saya lagi ya.

T: Lalu, ntar malam pake yang mana?

E: Obat kocok. Total Rp. 270.000.

Titik. Keluarlah dari ruang dokter, JRENG! pasien yang ngantri banyak bener, dan gw keluar dengan muka kaya abis diperkosa…hahaha.

Ini hari pertama gw pakai salep pagi, bentuknya gel dan ringan banget pas dipakai…glides on so easily, a little goes a long way. Sekarang muka agak berminyak hanya di bagian hidung, sekarang jam 5 sore. Mungkin kalau yang kasar-kasar karena kulit matinya belum lepas semua, muka pasti halus banget..karena jidat gw aluuuuuss….nah kalau udah alus gitu, biasanya gw kesenengan dan gw pegang terus…dan akhirnya jadi muncul jerawat,,hahaha jangan dilakuin yaaaahhh!!

2 minggu lagi gw review lagi…

2 minggu kemudian :

Sekarang udah 1 bulan gw ritual dengan semua obat dari dr. Ernestine. So far…gimana yah…

Sebenernya, gw masih kurang puas, karena bekas jerawat gw susah banget ilangnya, dan giliran yang 1 hilang, yang lainnya muncul..plus whiteheads (komedo putih) jadi kaya agak menyebar ke bagian rahang gitu, walaupun yang di tulang pipi udah berkurang..tapi yang dibagian pelipis masih banyak. Emang sih, gw ga begitu rutin pakai krim-krimnya, kadang suka ketiduran, dan jam-nya untuk cuci muka pagi, kadang kesiangan / kelamaan pake krimnya..

Udah 3-4 hari belakangan gw enggak pakai obat malem, haha..anehnya komedo-komedo hitam, jadi gampang banget dikeluarin..tadinya susaaaah banget krn ga mau keluar! Dibagian hidung buanyak dan kasar banget deh! skrg muyuuus dan aluuuusss…ya karena gw extract (pencet2/keluarin) juga sih. Di bagian muka yang lain juga jadi gampang ngeluarin komedo-komedonya…tapi ya emang jadi scar sih alias polkadot gitu muka..zzzz.

FAKTA : Kulit tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki akan berganti dengan kulit baru setiap 3 minggu.

Jadi kalau mau bener-bener muluuuuuusss banget warna kulitnya, ya tunggu aja 6 bulan…baru pudar banget deh tuh yang polkadot. Atau kalau mau lebih cepet lagi, ya chemical peeling setiap 2 minggu sekali..Bekas-bekas jerawatnya jadi cepet hilangnya.

Untuk timbul jerawat atau ga sejak pemakaian: Jerawat timbul jadi jarang, tapi karena gw suka megang-megang muka, dan pakai make-up, jadi jerawat suka muncul.. tapi jarang sih…paling 1-3 biji..ngilangnya normal…tapi kalau jerawat batu, ya mayan lama ilangnya.

Untuk kecerahan wajah : Wajah gw engga jadi cerah kaya dulu pakai dr. Rani sih…tapi ga kusam juga..normal lah…dan ga belang sama leher! Gw enggak ada masalah sih,. gw eggak nyari kecerahan wajah tapi jerawat yang terkontrol!

Pengelupasan : Huhmm,,selama 2 minggu belakang, emang masih ngelupas sih kulitnya, terutama bagian dagu dan sekitar mulut… emang gw research kalau daerah situ lebih gampang/cepet untuk ngeletek…tapi ya gw biarin aja, kadang gw pakein lotion non-comedogenic tipis-tipis..biar kaleman dikit kulitnya.

Kehalusan : Bagian-bagian wajah yang enggak ada jerawat, asli halus banget! loving it…semoga lama-lama seluruh muka kaya gitu deh.

Bulan depan gw review lagi…

Dr. Rani Novian Untuk Jerawat

Seperti yang sudah-sudah, usaha perjalanan gw untuk ngilangin jerawat selalu ga ada akhirnya..Makanya sekarang gw post artikel lagi/ bisa dibilang review untuk memuluskan wajah dengan dokter baru (atau lama, karena gw pernah ke dia sebelumnya, tapi tengah jalan berhenti). Gw akan bahas dari hari pertama, apa yang gw pakai dan apa yang gw rasain di pagi, siang, malam selama gw pakai obat-obat tersebut. Kok kata obat terkesan serem yaaaa…krim-krim deh. Seiring berjalannya proses, gw juga foto wajah dari hari sebelum pakai krim-nya, lalu selama pakai krim, sampai nanti pada akhirnya mudah2an gw memperlihatkan muka gw yang tiap hari mulus..photos will be in every week, not everyday..capek juga kan kalau tiap hari di foto, ga bgitu keliatan perubahannya.. Yukkk mareeee….

Pernah gak sih ngerasa dimana wajah udah mulus, lalu besokannya tiba-tiba muncul koloni jerawat-jerawat beserta pasukannya alias komedo putih dan hitam, nangkring di pipi atau jidat atau hidung? dan ada masanya tiap hari, bangun tidur dan sebelum tidur, kita ngeliatin muka sambil ngaca dan berharap ini jerawat hilang besok harinya, tapi tanpa sadar rutinitas kita selalu berulang sampai 3 bulan kemudian, dan jerawat masih aja datang dan pergi..belum lagi ninggalin bekas yang bisa berbulan-bulan hilangnya. Karena bekas-bekas jerawat lama hilangnya dan kalau berbekas warnanya ada yang dari coklat muda, atau merah-merah, dan sampe hitam…Alhasil make-up makin tebel buat nutupin/nyamarin bekas-bekas.  Pilihan gw cuma 2 :

1. Pakai make-up untuk nutupin jerawat, dan biasanya besokannya jerawat baru, muncul lagi

ATAU

2. Tanpa make-up, muka udah kaya kentang, buluk banget penuh jerawat dan bekasnya yang bener-bener bikin MALES ngeliatnya.

Pilihan gw jatuh pada nomor 1. Karena gw ga mungkin keluar rumah tanpa make-up dan ketemu orang yang biasanya akan nanya ke gw ” LAH, kok lo jadi jerawatan sih sekarang!?” bahkan ada yang ngomong tanpa mikir “Ya ampun kok muka lo jadi parah gitu sih?”…kadang minta ditabok emang hahaaha, tapi ya gw diem aja mikir “Wah berarti emang dulu muka gw ga separah ini atau jerawatan”. Tapi sepositif apapun pikiran gw, batin gw ancur *gilaaak hahaa dangdut banget deh!* rontok sedalem-dalemnya dan gerogotin kepercayaan diri gw. Kalian ngerasa gitu juga ga sih? apa cuma gw doang yang lebay? hahaha.

Balik lagi ke option 1. NAH, karena pemakaian concealer/ foundation makin menjadilah jerawat bermunculan, dan begitulah siklus setan yang berputar. 

Akhirnya setelah pengalaman gw dulu di dokter Rani, gw dateng lagi ke dia minggu lalu…dan baru sempet pakai krimnya seminggu kemudian alias kemarin.

Dulu pas muka gw masih perawan, jaman gw awal kuliah 7 tahun lalu, gw ga tau kalau muka gw bakal dibuat jadi merah, ngeletek2 kaya uler, dan perih udah kaya disiram pake air aki tiap pakai astringent. Dan kalau kegaruk, jadi berbekas. Gw ngerasa kasian sama muka gw. Jadi sebulan atau setelah berapa minggu gw pake dr. rani, akhirnya gw memutuskan untuk berhenti..lalu gw ganti dokter dengan krim yang bener2 mild,, setelah itu mulusss lus luuussss (gw baru tau setelah pakai krim dokter ini, katanya dulu dokter tsb partneran sama dr.rani) ,, tapi gw sekarang mikir, dulu itu mulus bisa jadi karena udah tahap ngeletek2 tetek bengek, jadi kulit lama diganti jadi kulit baru, lalu di rawat dengan krim yang ringan, makanya jadi mulus. Mungkin seandainya gw lanjutin proses ngeletek dan tetep pakai krim RM, jadi mulus juga..*sok2 mikir positif*..

—–

Last week at the Doctor (my previous post on female daily):

(Senin) sore-sore jam 5 gw ke dr.Rani,gw pikir udah tutup pendaftarannya, akhirnya dpt no.34 dan nunggu 2-3jam. Pas nama gw dipanggil, masuklah gw menghadap si dokter. First impression, ‘tampangnya capek banget ni dokter’ tapi kalau kata orang-orang muka dia ga mulus, pas gw perhatiin mulus aja tuh! Dia langsung nanya keluhannya apa (jerawat), dan langsung dijelasin konsep proses pengeletekan dan kepiting rebus. Intinya 6 minggu pertama, masa si itik buruk rupa..lalu dalam 3 bulan udah mulai mulus. 7 tahun lalu gw pernah ke dia juga, dan karena gw gak tau prosesnya sampe segitunya, jadi 1 bulan setelah pake obat, gw stop,takut. Tapi abis itu muluuuusss luss luss..tp muka ancur jerawatan lagi karena sering ngelenong mulu. Gw dapet RM 2:1 (RN sama RM itu beda apa sama?), facial wash sensiderm dia nawarin mau batang atau cair,gw pilih cair. Astringent botol tinggi. Mediklin. Sunblock oil free. Acne feldin krn gw bilang dada sama punggung jg bermasalah, ntar pake itu ilang katanya. Lalu diresepin accutane. Smua obat ud gw tebus kecuali accutane,masih mikir mau minum. Total: 130(konsul)+220(kecuali accutane)=350ribu. Accutane bisa 220rb untuk 2 strip(20 biji) katanya.

Oia, suster sama dokternya gak galak atau jutek kok, baik banget.. Padahal gw aktif nanya mulu, drpd salah- salah muka ancur. Si dokter malah curhat sring ke LN dan megang artis, ga peduli juga sih, yang penting muka gw muluuusss..dan dia juga nawarin mau ngilangin jerawatnya aja atau mau mulusin juga. Dengan semangat : 22nya dong dok! Jadiii,,wish me luck!!

—–

Jadi, sampailah kita pada hari ini…

1st day : 20 April 2012

Pagi hari jam 8 pagi : Gw cuci muka (masih dengan sabun dokter gw yang lama), lalu gw keringin dan pakai astringent (dokter lama juga), dan setelah astringent menyerap, gw totol pakai mediklin..setelah bener-bener kering, pakai sunblock oil free yang warna pink butek itu tipis-tipis ke seluruh muka. Gw suka sunblock-nya, ringan banget, ga kerasa tebel!

Jam 12 atau siang-siang gitu, muka gw kaya rada gatel dibagian jidat, tapi ga segatel kaya digigit nyamuk. Tapi setelah itu ga kenapa-kenapa, biasa aja.

Malam jam 9 : Cuci muka (gw ngerasa muka gw alus) dan pakai astringent, lalu pakai krim RM 2:1, gw pakai tipis2 aja, ga seperti yang dianjurkan harus sepanjang odol sikat gigi lalu dibagi 3 (sekitar 2 cm). Tapi tahap pemakaiannya tetep seperti yang diajarin, yang 3 tahap itu..jam 10 malem gw ngerasa muka gw minyakan banget apalagi bagian jidat sama hidung, gilak ladang minyak banget.. gw biarin aja ga dipakein kertas minyak atau apapun.

2nd Day : 21 April 2012

Pagi: Gw cek muka pas bangun pagi, jerawat gw mulai jadi ‘mateng’, keajaiban mediklin dan krim-nya gw rasa. Jerawat gak gw apa-apain. Setelah gw cuci muka, gw liat dibagian hidung bawah, komedo gw keluar 3-4 biji, di pipi deket hidung juga keluar cuma 1 biji, dan pas gw keluarin kaya gampang banget,,hahaha. Sounds gross, eh? hihihi. Lalu gw pakein astringent, dan mediklin, dan sunblock. Sore-sore gitu, muka udah mulai kerasa ketarik dikit, bagian cuping hidung mulai kerasa gatel, gatel biasanya karena kering. Muka ga begitu berminyak, tapi kok keliatan mengkilap ya? huhmmm…mungkin karena mediklin, karena cuma dibagian tsb yang kalau kena cahaya, ngehighlight sendiri. Beberapa jerawat makin mateng, tapi belum dalam tahap final.

Malam: Wajah sangat berminyak sebelum cuci muka, dan setelah pakai krim. Pakai acne feldin lotion untuk bagian dada, bau belerang (ga begitu nyengat sih, cuma tetep aja baunya gak enak.), dan rasanya dingiiiinnn..gw coba balurin pakai kapas, males bikin tangan gw bau belerang..hahah,,tapi kayanya mending langsung pakai tangan deh, lebih efektif, secara obatnya malah jadi nyerep ke kapasnya,, 😦

3rd Day : 22 April 2012

Pagi: Wajah sedikit perih pas pakai astringent. Komedo hitam mulai nongol di bagian hidung.d Sekitar pinggir bibir dan bagian bawah hidung mulai ngelupas kecil tipis-tipis. Muka mulai bersemu merah, kalau ketawa tambah merah, merahnya ga heboh, cuma kaya lagi malu..alias blushing. Jerawat baru yang tadinya ga begitu keliatan jadi agak meradang dan menuju proses pematangan. Wajah terasa berminyak (karena sunblock-nya deh sepertinya) dan sedikit panas kalau di ruang tanpa AC.

Malam: GARGH!!! perih banget pakai astringent di bagian yang bawah bibir sama bawah hidung. Plus di bagian jerawat yang gw pencet *haha bandeeel*. Bagian pipi depan udah tampak makin merah..huhhm. Karena sekitar bibir kering banget, untuk mangap lebar gitu sakit ketarik..jadi saran gw, pakailah pelembab bibir… Akhirnya gw pakai Acne Feldin pakai tangan, lebih cepet ga buang-buang kapas dan produk juga, gw pakai di bagian dada dan punggung, sebenernya jerawat di punggung cuma 1-2 biji,,tapi gw balurin aja semua, sekalian untuk mencegah timbul jerawat baru.

4th Day : 23 April 2012

Pagi: Wajah bagian dagu, bawah hidung, jembatan hidung dan hidung lebih keliatan ngeleteknya, dan bagian pipi depan udah mulai ngeletek tipis2..Apa lagi setelah pakai sunblock, bener-bener keliatan…2-3  jam setelah pakai sunblock, wajah mulai berminyak, kulit yang mengelupas jadi ga begitu kelihatan lagi ngelupas. Merah di bagian pipi gak semerah semalem..normal lagi, kaya blushing.

Malam: Pas gw mandi dan basuh wajah, tiba2 gw ngerasa muka gw kaya dakian,,pas gw liat, ternyata kulit-kulit gw  ngelupas banyak banget!! antara seneng karena akhirnya kulit mati keangkat dan serem karena ngelupasnya gak nyantai banget..pakai astringent makin perih, dan pas pakai krim juga perih.

Baru 3 hari pakai Acne Feldin, belum ada perubahan apapun.

5th Day : 24 April 2012

Pagi: Jam 5  gw bangun karena harus pergi, setelah ritual, gw pakai liquid foundation..sengaja pakai sunblocknya agak banyakan, biar kulit yang ngelupas ga begitu keliatan, karena pagi ini pengelupasannya cukup heboh, sampe daerah alis dan pipi. Jerawat ada yang numbuh 3 biji,,bibir untuk mangap sakit!

Siang: Gw bersihin make-up pakai make-up remover cloth dan bioderma sensibio, damn perih gilak!! secara semua kulit jadi ikut keangkat. Apalagi pas pakai toner (astringent)). Lalu gw lanjutin pakai mediklin dan sunblock lagi.

Malam: Ritual biasa, muka pas pakai toner, bukan perih lagi tapi PEDIH!

6th Day : 25 April 2012

Pagi: Pakai toner, ga ada perih-perihnya,, dikit sih..Jerawat mulai kering, dan mukapun ikut kering semua, sampai kalau ngomong muka kebuka dikit doang..pengelupasan dibawah hidung, alis dan dahi makin heboh Tapi bagian wajah lainnya, ga begitu mengelupas…dan warna kulit gw jadi ga rata,,belang-belang. Bekas jerawat mulai memudar sedikit.

Malam: Berhubung astringent dari dokter gw yang lama udah abis, jadi malem ini gw pakai yang dari dokter rani. DAMN! perih bangett ngettt ngettt,,,dan perihnya lingers!! gak langsung ilang walaupun udah dikipas-kipasin mukanya.. 😦 jerawat nambah 1 biji..kecil.

7th Day : 26 April 2012

Review 1 minggu: TEPAT 1 MINGGU sudah! Bekas-bekas jerawat yang ada di pipi sebelah kanan mulai terlihat pudar sedikit,,beberapa jerawat emang muncul, tapi 2-3 hari setelah muncul, jadi kering dan akhirnya ngeletek. Walaupun bekas hitamnya masih ada. Semakin hari, proses pengelupasan makin heboh, seperti hari ini, muka gw kering banget, dan kulit-kulitnya rontok,,dan bergelantungan..jelek banget deh pokoknya. Gw saranin jangan pakai baju gelap atau hitam, karena tanpa sadar, kulit berjatuhan ke baju dan kesannya jadi ketombean,,hihihi. Muka gak begitu terlihat merah sih, ada masanya muka agak merah kalau cuaca lagi panas/kepanasan, atau kelamaan diluar ruangan. Untuk paket dokter rani ini, menurut gw terbilang cepet ya prosesnya, karena dalam 1 minggu, bekas jerawat gw udah mulai pudar dan muka terlihat sedikit cerah..yang jelas, gw gak mau muka gw terlalu putih palsu atau pucet kaya mayat, sejauh ini sih gak begitu. Tapi wajah gw jadi belang-belang, ga rata. Ada yang terang, ada yang gelap..tapi namanya juga proses, semoga semua akhirnya akan rata. Gw ngerasa puas, kecuali proses perih, pengelupasan, dan hari ke hari semakin kering. Review selanjutnya tunggu minggu depan yaaa..

————

5th May 2012

2 minggu semenjak gw pakai dr.Rani, gw ngerasa bekas jerawat sudah mulai berkurang, walaupun beberapa jerawat bermunculan karena belakangan gw suka ketiduran gak pakai krim malam, dan sering pakai foundation..Pembersihan setelah pakai foundation, adalah moment dimana muka udah kaya ditabokin, karena periiiiiiiihhh banget, mau pake susu pembersih kek, mau pakai make-up remover tissue, etc…semua perih!

Foto yang gw ambil tgl 4 kemarin, tanpa foundation, HANYA eye make-up karena gw lagi bikin video tutorial.  Inilah perbandingan sebelum pakai dr.Rani (no eye make-up) dan setelah 2 minggu pakai (with eye make-up/baju garis-garis):

                                  ** Review will be updated Weekly from now!! **